Body
Tadi malam adik mengajak jalan keliling blok setelah makan, padahal saya sudah memakai baju tidur dan merasa hari ini cukup selesai. Akhirnya ganti sandal saja dan ikut. Udara masih hangat, tetapi setelah berjalan beberapa putaran kaki terasa lebih ringan daripada saat baru pulang dari kantor. Saya baru sadar seharian hampir tidak berjalan selain ke ruang salat dan mengambil air. Sampai rumah wajah sedikit berkeringat, lalu enak sekali waktu dicuci dengan air biasa. Adik masih bercerita dari depan kamar mandi, saya mendengarkan sambil mengeringkan rambut yang ikut basah. Sekarang mengantuknya terasa wajar, bukan mata berat tetapi kepala masih memeriksa berkas.
Emotion
Ibu menanyakan kabar keluarga mantan saya setelah bertemu salah satu kerabatnya. Saya tahu beliau tidak bermaksud mengajak kembali, tetapi mendengar nama mereka disebut dengan santai membuat saya kesal. Saya menjawab singkat lalu sibuk merapikan piring, dan Ibu ikut diam. Setelah itu saya merasa bersalah, tetapi juga tidak ingin meminta maaf kalau akhirnya pembicaraan dibuka lagi. Hubungan itu memang sudah selesai, hanya saya tidak suka kalau orang mengira semua pertanyaan tentangnya sudah menjadi percakapan biasa. Adik masuk kamar membawa camilan dan tidak bertanya apa-apa. Saya lega sekali ada orang yang bisa menemani tanpa perlu mengetahui seluruh penjelasannya malam ini.
Mind
Saya dan adik berdebat tentang tokoh drama yang katanya perhatian padahal sepanjang episode hanya mengambil keputusan untuk orang lain. Adik bilang saya terlalu serius, ini cuma drama, tetapi justru itu yang mengganggu: musiknya lembut, jadi semua perintah terdengar seperti kasih sayang. Kalau kalimat yang sama diucapkan tanpa musik, mungkin penonton akan marah. Saya mencoba menjelaskan itu sampai adik menghentikan videonya dan menyuruh saya menyelesaikan ceramah dulu. Kami tertawa, lalu menonton lagi. Anehnya saya tetap ingin dua tokoh itu bersama, meskipun sudah punya daftar panjang alasan mengapa tidak seharusnya. Selera menonton saya rupanya tidak selalu mengikuti pendapat saya sendiri.